Kasus Tunggak Honor Pemain Berujung Hukuman Fifa Untuk Pssi

loading...
FIFA menjatuhkan hukuman denda sebesar CHF30 ribu atau setara Rp427,6 juta kepada PSSI alasannya ialah dianggap lalai menjalankan perintah yang diputuskan tubuh sepak bola dunia tersebut. Komite disiplin (Komdis) FIFA menganggap PSSI tidak mematuhi kewajiban mengurangi poin beberapa klub yang bekerjasama dengan asosiasi sepak bola Indonesia.


"PSSI sudah dijatuhi hukuman denda sebesar CHF 30.000 alasannya ialah gagal memangkas poin dari enam klub sebagaimana sudah diputuskan dalam beberapa keputusan Komite Disiplin FIFA yang disahkan sebagai akhir dari klub-klub yang melanggar pasal 64 dari Kode Disiplin FIFA (kegagalan menghormati keputusan yang disahkan oleh FIFA Dispute Resolution Chamber," demikian pernyataan FIFA dalam situs FIFA, Kamis (19/4).

Keterangan resmi FIFA menyebut wacana enam klub tanpa mendeskripsikan identitas masing-masing klub yang seharusnya menerima pengurangan poin.

Hukuman dari FIFA bertepatan dengan hari ulang tahun ke-88 PSSI.


In addition, the Football Association of Indonesia has been sanctioned with a fine of CHF 30,000 for failing to deduct points from six of its affiliated clubs as established in several decisions of the FIFA Disciplinary Committee passed as a result of said clubs breaching art. 64 of the FIFA Disciplinary Code (failure to respect decisions passed by the FIFA Dispute Resolution Chamber). (SUMBER)


Beikur ini adalah Data-data klub yang pernah menunggak penghasilan para pemainnya , Data ini dikeluarkan oleh Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI).

Data ini dikeluarkan oleh Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI). Masalah ini pula yang ikut dibahas Menpora Roy Suryo dalam pertemuannya dengan PSSI Djohar Arifn dan PSSI KLB Ancol La Nyalla Matalitti.

ISL:
Sriwijaya FC (2 bulan)
Persiba (5 bulan)
Persija (5 bulan, sebagian sudah dilunasi)
Arema (6 bulan)
Pelita Jaya (2,5 bulan + 25 persen signing fee)
Deltras (Ada pembayaran Rp11 juta bulan untuk pesepkabola yang masih di Deltras dari total 6 bulan)
Persela (4 bulan + 10 persen signing fee)
PSMS (8 bulan)
PSPS (ada pembayaran 1 bulan untuk pesepakbola yang masih berada di PSPS dan setengah bulan untuk yang sudah keluar, dari total 10 bulan)
Persiwa (5 bulan)
PSAP (8 bulan)

IPL:
Persebaya (80% Pesepakbola belum mendapatkan 1-4 Bulan Gaji)
Persiba Bantul (Terminasi Kontrak – Klub spesialuntuk membayar 2 Bulan + 20%,dari total 5 bulan total tunggakan)
Persema (Beberapa Pesepakbola belum bersepakat terhadap terminasi)
Persija (Terminasi Kontrak – Klub spesialuntuk membayar 2 Bulan + 20%, dari total 6 bulan total tunggakan)
PSM (Terminasi Kontrak – Klub spesialuntuk membayar 2 Bulan + (+/-) 20%, dari total 4 bulan tunggakan)
Bontang (6-7 Bulan)
Persiraja (Terminasi Kontrak – Klub spesialuntuk membayar 2 Bulan + 20%, dari total 5 bulan total tunggakan)
Persijap (Terminasi Kontrak – Klub spesialuntuk membayar 2 Bulan + 20%, dari total 5 bulan total tunggakan)
Persibo (Terminasi Kontrak – Klub spesialuntuk membayar 2 Bulan + 20%, dari total 5 bulan total tunggakan)
PPSM Magelang (7 Bulan – Terminasi Kontrak)
Perseman (4 bulan penghasilan)
Persewangi (7 Bulan – Terminasi Kontrak)
Persipro (5 bulan penghasilan)



Kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014 yang sudah selesai masih menyisakan masalah. Dan, dilema tersebut ialah dilema klasik yang dalam beberapa tahun terakhir selalu menghinggapi klub-klub ISL setelah kompetisi selesai.

Berikut daftar kondisi terkini pembayaran upah klub ISL terhadap pemain hingga selesai November 2014:

Belum lunas:

1. Arema Cronus (satu bulan)
2. Persija Jakarta (empat bulan)
3. Pelita Bandung Raya (dua bulan)
4. Mitra Kukar (empat bulan)
5. Persepam Madura United (dua bulan)
6. Persebaya Surabaya (tiga bulan)
7. Persiba Balikpapan (dua bulan)
8. PSM Makassar (tiga bulan)

Lunas:

1. Gresik United
2. Semen Padang
3. Sriwijaya FC
4. Persik Kediri
5. Persijap Jepara
6. Persib Bandung
7. Barito Putera
8. Persipura Jayapura
9. Putra Samarinda
10.Persiram Raja Ampat
11.Persita Tangerang

Masih menunggu konfirmasi:

1. Perseru Serui
2. Persiba Bantul
3. Persela Lamongan



PSIM Didenda Rp 700 Juta dan Terancam Sanksi FIFA


PSIM sebetulnya sudah menerima peringatan dari PSSI semoga menuntaskan utang itu pada 2014.

Saat itu, PSSI menerima surat dari FIFA semoga PSIM, yang ialah anggota federasi, menuntaskan utang tersebut. (sumber)


PSMS Terancam Sanksi dari FIFA

Di tengah prestasinya yang menanjak kala berhasil tembus hingga babak Semifinal Piala Presiden 2018, ternyata klub PSMS Medan masih berkutik dengan tunggakan penghasilan pemain yang belum dibayar pada ekspresi dominan 2011/12.

Beberapa pemain yang kabarnya belum mendapatkan hak penghasilannya ialah Zainal Anwar, Wawan Widiantoro, Ledi Utomo, Denny Rumba, Eddy Kurniawan, Sasa Zecevic, Nastja Ceh, serta pemain absurd asal Korea Selatan, Shin Hyun-Joon dan Oh Inkyun.

Menurut Zainal, selama tujuh bulan penghasilan pada ekspresi dominan 2011/12, PSMS Medan tak kunjung melunasinya. Ia menaksir, penghasilannya yang ditunggak mencapai 300 juta rupiah.

Selain itu, pemain asal Korea Selatan, Shin Hyun-Joon mengungkapkan bahwa penghasilannya selama tiga bulan yang mencapai 150 juta belum terbayarkan oleh administrasi klub PSMS Medan. (sumber)



PSSI Buka Suara


Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono buka bunyi terkait disanksinya PSSI oleh Komdis FIFA. Komite Disiplin (Komdis) FIFA resmi jatuhkan hukuman kepada induk sepak bola tertinggi di Indonesia tersebut pada Kamis (19/4/2018). PSSI dijatuhi hukuman sebesar 427 juta rupiah alasannya ialah dianggap gagal menjalankan perintah dari Komdis FIFA. Dalam rilis di laman resminya, federasi tertinggi di Dunia itu menyebut PSSI gagal jalankan hukuman pengurangan poin kepada enam klub yang bermasalah. 

Menurutnya, masalah tersebut ialah akumulasi dari kasus-kasus terlampau, khususnya klub. Saat disinggung terkena nama-nama klub yang gagal dieksekusi PSSI, Jokdri enggan memdiberi tahu. "Saya belum sanggup detail klub mana saja alasannya ialah banyak sekali masalahnya dari semenjak 2011 hingga 2013. Prinsipnya PSSI niscaya taat terhadap tiruana keputusan FIFA," ujar Jokdri ketika dihubungi Bolalob, Kamis (19/4/2018)."Rata-rata itu tiruana ialah masalah yang disidangkan cukup lama. 


Detailnya menyerupai apa, PSSI akan membuat rilis komprehensif terhadap masalah yang ada hubungan dengan beberapa klub," lanjutnya.Jokdri menambahkan bahwa FIFA sudah menyebut nama-nama klub tersebut. Tapi PSSI, lanjut Jokdri ingin publik menerima citra lengkap terkait hukuman itu dengan tidak menyebut nama klub."FIFA menyebut klubnya, tapi saya bicara secara general dan tidak spesialuntuk spesifik untuk klub. PSSI bersiap supaya publik menerima citra secara untuk," tambahnya lagi."Prinsipnya bahwa hukuman turun ke PSSI dan kita harus terima. Tapi semangat PSSI mencoba menandakan kepada FIFA terhadap masalah usang kemarin," tuntasnya

Denda yang harus dibayarkan PSSI sebesar CHF 30.000, atau sekitar Rp427 juta. FIFA sendiri tidak secara merinci menandakan kapan denda tersebut harus dibayarkan PSSI, dan pihak PSSI belum mengetahui terperinci hukuman tersebut.

"Saya belum sanggup menandakan secara rinci alasannya ialah masalahnya ialah akumulasi dari 2011 hingga 2013. Tapi prinsipnya, PSSI akan mematuhi keputusan dari FIFA," ucap pelaksana kiprah ketua umum PSSI, Joko Driyono.




Saat dikonfirmasi pada Kamis malam, Plt Ketum PSSI Joko Driyono mengakui siap melaksanakan hukuman FIFA tersebut.

"Sebenarnya bukan enam tapi lima klub dengan enam masalah. Kaprikornus ada satu klub dengan dua masalah," kata Joko ketika dihubungi.

Klub-klub tersebut adalah, Madura United, Persegres Gresik, Persik Kediri, Persepam Madura Utama, dan Persiwa Wemena. Klub terakhir ini mempunyai dua kasus.

PSSI sejatinya sudah berusaha melaksanakan pendampingan semoga klub-klub ini menuntaskan tunggakan penghasilannya. Tapi, lanjut Joko, mereka tak kunjung membayar.

"Hanya Madura United dan Persegres yang sudah menuntaskan soal tunggakan penghasilan ini. Karena ini kan masalah lama," paparnya.



Persepakbolaan Indonesia kembali terkontaminasi nama baiknya, terlebih gres beberapa hari ini diberita rusuh supporter viral di banyak sekali media nasional dan luar negeri

PSSI belum mau membuka nama-nama klub yang seharusnya mendapatkan peringatan dari FIFA untuk pengurangan poin di klasmen







0 Komentar untuk "Kasus Tunggak Honor Pemain Berujung Hukuman Fifa Untuk Pssi"

Back To Top