loading...
Penyelenggaraan Asian Games 2018 terus disiapkan oleh panitia penyelengara (INASGOC), termasuk untuk urusan IT. Bahkan teknologi untuk memantau tiruana keperluan pertandingan tersebut dipastikan anti dari gangguan hacker (peretas internet).Prosedur itu sudah menjadi syarat pihaknya untuk memastikan data-data terkait kebutuhan pertandingan dan lainnya sanggup tetap terjaga. Sistem keamanan IT yang dibangun pihaknya juga sudah mendapatkan audit dari Komite Olimpiade Asia. "Jadi standar duduk perkara IT ini sudah dilihat dan diaudit. Nanti ketika games time juga akan ada audit kembali," tuturnya.
Terkait dengan jaenteng internet dan bandwidth pihaknya akan dimenolong oleh PT Telkom dengan penyediaan kapasitas internet yang besar. "Sudah koordinasi juga soal itu. Mereka mengaku siap memmenolong," tuturnya.
Menurut rencana, Asian Games 2018 Invitation Tournament akan diikuti sekitar 1.000 atlet dan official dari 18 negara yang sudah terdaftar. Delapan cabang olahraga dipertandingkan di tiga wilayah di Jakarta. Cabang panahan, atletik, bola basket, dan voli indoor digelar di Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan. Lalu cabang tinju, taekwondo, dan angkat besi berlangsung di JIEXPO Kemayoran, dan pencak silat dilaksanakan di Padepokan TMII, Jakarta Timur.
Wapres RI, Jusuf Kalla (JK) mengunjungi kesiapan panitia penyelenggara Asian Games 2018 atau Inasgoc yang tengah mengagendakan "Asian Games 2018 Invitation Tournament" atau yang biasa disebut test event. Adapun, miniatur pesta olah raga terbesar di Asia ini akan berlangsung pada 8-15 Februari 2018.
JK melaksanakan kunjungan kerja ke Inasgoc Headquaters di Wisma Serbaguna, Senayan, Rabu (31/1/2018) pagi WIB. JK yang juga menjabat sebagai Ketua Pengarah Asian Games 2018, hadir untuk meresmikan penerapan Main Operation Center (MOC).
MOC ialah ruang kendali kontrol yang dilengkapi dengan 24 layar pemantau untuk tiruana aktivitas yang dilakukan oleh seluruh deputi Inasgoc. Di antaranya menyerupai Games Operation, Administration, Support, dan Security.
"Meski invitation tournament sebagai arena test event tidak diikuti tiruana penerima Asian Games 2018, namun ajang ini sangat bermanfaa bagi kita sebagai tuan rumah untuk menguji tiruana komponen terkait. Mulai dari mendapatkan kehadiran atlet atau ofisial, kesiapan athlete village, menangani pertandingan, masukana IT, dan banyak lainnya," ujar JK.
references by indopos, liputan6

0 Komentar untuk "It Untuk Gelaran Asian Games 2018 Klaim Anti-Hacker"