loading...
Ada banyak jenis visor helm. Mulai dari bening (clear), sampai ada yang berwarna petang macem model iridium atau dark smoke. Masing-masing visor terang punya keunggulannya. Kalo visor clear (bening) lebih lezat dipake buat berkendara di malam hari.
Tapi buat sebagian pengendara, pemakaian visor clear kurang nyaman buat kondisi siang hari gerah terik bagai "neraka". Makanya, banyak juga yang visor pertama helmnya clear, diganti jadi petangkayak iridium atau dark smoke.
Tapi pemakaian visor helm yang petang buat kondisi harian bersama-sama nggak dimasukanin, lho.
Dilansir dari Gridoto.com, meski pun visor petang lezat buat dipake di siang hari, tapi malah jadi ancaman kalo dipake ketika petang malam. Apalagi kalo tempat itu nggak ada lampu jalannya. atau pencahayaan jalannya redup
"Ditakutkan ketika riding pakai visor petang di malam hari, kondisi jalanan enggak terlihat jelas. Bisa-bisa motor menghajar lubang, jikalau ketemu jalan rusak," terang Dani Sena, owner Toko HelmKu.
Helm pake visor petang pun juga nggak cocok kalo dipake pas kondisi hujan.
"Itu mengapa sebabnya, kami kerap mengedukasi konsumen, bahwa ketika pilih visor petang ibarat iridium dan dark smoke, yang dipertimbangkan bukan spesialuntuk dari aspek desain atau gaya saja. Tapi pertimbangkan juga faktor safety-nya," pungkas Dani.
Nah, sebagai alternatif, lo dapat pake helm model double visor (clear-dark) yang kini banyak dipasarin beberapa merek helm di Indonesia.
Pebalap MotoGP tak dapat sembarangan menentukan helm. Balapan yang dipacu sampai kecepatan lebih dari 300 km/jam itu butuh perlindungan yang mumpuni, juga mendukung aerodinamika untuk memacu kecepatan lebih tinggi.
Direktur Marketing PT Danapersadaraya Motor Industry Johannes Cokrodiharjo sebagai produsen helm NHK membuktikan banyak perbedaan antara helm balap MotoGP dan helm-helm biasa. Johannes sebagai perwakilan NHK yang helmnya sudah digunakan di balapan MotoGP oleh Karel Abraham itu mengatakan, setiap detail kecil helm balap MotoGP dipikirkan.
"Jauh perbedaannya. Begitu dipegang aja sudah tahu bedanya. Apalagi kalau dipakai. Pokoknya yang dapat saya katakan yaitu itu tiruananya ada perbedaan. Kalau di helm balap, tiruananya itu dipikirin. Hal secuil pun dipikirin. Masalah batok dipikirin, ventilasi mulut, itu detail kecil-kecil yang juga dipikirin," kata Johannes menjawaban pertanyaan detikOto.
Misalnya dari helm balap MotoGP NHK. Helm itu di kepingan ventilasi mulutnya juga diperhitungkan. Sehingga ketika motor dipacu di kecepatan tinggi, angin masuk tak terlalu signifikan, tapi tetap membuat nyaman.
"Ventilasi lisan dengan desain yang kita bikin memungkinkan kita setel ketika lari 100 km/jam, 150 km/jam, 200 km/jam, 250 km/jam, 300 km/jam, 350 km/jam itu beda-beda jumlah angin yang masuk. Makara lari 100 km/jam ke bawah angin nggak masuk, lari 250 km/jam angin masuk tapi nggak terlalu kencang," sebutnya.
Begitu juga dari kepingan dalam helm. Busanya dibentuk senyaman mungkin dan tidak memungkinkan helm goyang-goyang ketika dipacu di kecepatan tinggi.
Soal visor atau kacanya pun tidak sama. Ketebalan beling dan kualitas optikal visor tersebut dibentuk semoga pebalap dapat tetap serius di kecepatan sekencang apa pun.
"Pertama dites Karel itu helm ada sedikit persoalan di visor. Kalau digunakan kecepatan rendah nggak ada masalah. Tapi begitu di kecepatan sangat-sangat tinggi, pas di tikungan itu sedikit getar sehingga dapat membuyarkan serius. Akhirnya kita konsultasi sama dia, dan kini masalahnya sudah selesai," dongeng Johguas.
"Karena, di tikungan ketika motor kencang, contohnya belok kanan, kepala pebalap kan keluar ke kanan, itu getaran helm dapat kencang (terhantam angin). Pebalap itu harus serius melihat racing line. Kalau pas lagi nikung helm goyang-goyang sehingga bikin serius pebalap buyar, racing line dapat miss. Karena itu, beling nggak boleh ada getaran sedikit pun," sambungnya.
Bicara tingkat safety, helm MotoGP harus lebih kondusif lantaran untuk melindungi kepala pebalap yang memacu motornya sampai lebih dari 300 km/jam. Pengujian pun dilakukan benar-benar detail sehingga aspek keamanan lebih diutamakan.
"Kalau diuji itu helm-helm kan dibanting gitu, itu dihitung angka G-nya berapa. Nah kalau helm balap ini, kita jaga angkanya itu sebagus mungkin jadi menyerapnya itu harus anggun sekali. Dan peresapan yang harus anggun sekali itu ribet R&D-nya. Itu juga habis waktu lama," ucap dia.
Selain itu, materi helm juga tidak sama antara helm biasa dan helm buat balapan MotoGP. Jadi, helm lebih kondusif dan lebih enteng.
"Bahannya composite carbon kevlar (untuk helm MotoGP yang digunakan Karel Abraham). Kalau helm biasa itu thermoplastic, fiber biasa. Itu tiruana pengaruh. Ngaruhnya untuk enteng dan sebagainya," katanya.
"Yang beda juga catnya. Warna boleh sama (dengan helm biasa), tapi kualitas catnya beda," ucapnya
Apa Keuntungan Kerugian Kaca Helm / Visor Putih ?
Kelemahan beling jenis ini jikalau di pakai siang hari akan tersa silau.Ini terjadi jikalau terkena sinar matahari lantaran kacanya yang bening
Apa Keuntungan Kerugian Kaca Helm / Visor Hitam /
Pelangi / Iridium ?
Kaca helm jenis ini sangat berpengaruh melindungi pengendara dari bebagai cahaya.
Kelemahannya yaitu sangat susah digunakan pada ketika malam hari lantaran akan bertambah petang. dan jarak pandang menjadi terbatas
Karena petang, biasanya pengendara motor tidak menggunakan visor.
Pengendara biasanya menggunakan helm dengan mengankat kacanya ke atas.
Sekarang banyak helm yang menggunakan dua visor.
Biasanya beling yang petang berbentuk kecil ibarat beling mata.
Nah, sebaiknya dalam menentukan beling helm / visor digunakan atau diubahsuaikan dengan kebutuhan , kondisi cuaca, dan kapan aktifitas yang sering engkau banyak habiskan di jalanan. Siang hari atau malam hari.? dan kondisi cuaca Hujan atau Panas..
Jika engkau ingi keduanya sebaiaknya, siapkan beling helm / visor cadangan baik yg berwarna putih bening, maupun yang berwarna petang atau hitam. Makara akan simpel diganti disaat ondisi yang tepat.
atau jikalau tak ingin repot gonta ganti engkau dapat gunakan helm yang dilengkapi double visor yang ada fitur keduanya
references by tribun otomotif, detik,
modified by agunkzscreamo



0 Komentar untuk "Kenapa Beling Helm Atau Visor Motogp Hitam?"